Monday, September 9, 2019

Baper


Sekarang jamannya teknologi.. Segala sesuatu bisa kita lakukan hanya dengan menggunakan smartphone. Mulai dari sms, telfon, chatting, beli barang, bayar tagihan, booking hotel dan alat transportasi lain, hingga berita-berita terupdate bisa kita lakukan hanya dengan menggunakan smartphone. Smartphone jaman sekarang sudah semakin canggih dan harganya terjangkau.
Jaman sekarang, chatting dan kenalan dengan siapapun sangat mudah. Tinggal kita taruh foto-foto terbaik kita disosial media, sudah pasti banyak yang suka dan ingin chat dengan kita.
Sekarang, situs-situs chatting online banyak sekali, seperti mechat, wechat, badoo, imo, twoo, dan masih banyak lagi. Awalnya mungkin iseng download salah satu situs chatting online diatas, namun setelah terbiasa bukan tidak mungkin akan menjadi ketagihan. Situs-situs tersebut bisa saja berdampak positif atau negatif bagi kita. Tergantung bagaimana kita memakainya. Kita bisa saja mendapat banyak teman dari sana, bahkan bisa mendapatkan jodoh juga.
Salah satu contoh yang sudah mendapatkan jodoh dari beberapa situs chatting online adalah Isti dan Musab, yang sekarang sudah sukses menjadi youtuber yang mana nama chanelnya adalah 'Isti ve Musab'. Kalau tidak salah, setelah aku nonton chanel youtubenya, mereka berdua dipertemukan dalam situs chatting online, badoo. (kalau ndak salah) Mereka dipertemukan disana, kemudian sering chatting, kemudian video call melalui skype, kemudian setelah 6 bulan mereka deket, Isti menyusul Musab ke Turkey untuk bertemu keluarga Musab. Singkat cerita, mereka kemudian menikah dan tinggal di Turkey sampai sekarang.
Aplikasi badoo merupakan aplikasi chatting yang mana, semua orang dapat melihat foto-foto kita, alamat, usia, segala sesuatu tentang apa yang kita shared. Ketika mereka suka dengan foto kita, mereka bisa menyapa kita, dan saling chatting. Awalnya basa-basi, perkenalan, saling tahu satu sama lain, percakapannya mulai inten, kemudian minta nomer Whatsapp atau nomer yang bisa dihubungi, kemudian deket banget...
Seperti yang dialami seorang wanita ini. Karena keseringan chatting dan inten, akhirnya dia mulai baper. Dia suka banget ketika chatting dengan pria ini, meskipun wanita ini tahu sangat amat mustahil bisa bareng terus dengan pria ini. Hingga akhirnya sang pria mulai menjauh karena sang pria tahu dia tidak akan pernah bisa memiliki wanita ini. Sang wanita mulai resah (galau) karena sikap pria tersebut, dan sang pria mencoba memberi pengertian bahwa mereka tidak akan pernah bersama. Mereka tidak akan pernah bersatu, karena sang wanita sudah mempunyai kehidupan sendiri. Wanita tersebut mulai sadar dan mulai berusaha untuk mengurangi intensitas komunikasi dengan pria tersebut, meskipun sebenarnya dihatinya sudah mulai baper.
Intinya, bijaklah menggunakan sosial media. Kita harus bisa menempatkan diri dimana seharusnya kita memposisikan diri. Supaya kita tidak tersiksa sendiri.

Saturday, September 7, 2019

Sekedip Mata

Enam tahun yang lalu, dia hadir masuk kedalam kehidupanku. Dia yang sampai sekarang masih aku ingat, dia yang untuk pertama dan terakhir kali kita ketemu di kota Pasuruan, dia yang selama aku hidup baru dengannya aku menjalin hubungan hanya dalam waktu 2 hari, dia yang sampai saat ini aku tidak tahu kabarnya..
Dia sangat baik dan perhatian sekali sama aku. Inget ketika aku masih di Jember, dia selalu ingetin aku makan dan tidak boleh keluar malem, karena menurut dia udara malem tidak baik buat kesehatan. Dia sampai marah banget kalau aku bilang mau keluar beli maem. Aku disuruh titip aja sama temenku. Ah... Lebay sih.. Tapi jujur seneng banget dapet perhatian ekstra seperti itu..
Dia juga telah mengenalkan aku kepada kedua orang tuanya. Kalau misalnya aku lagi telfon sama dia, dia sering ngasih telfonnya ke papanya atau mamanya. Aku disuruh ngomong sama orang tuanya. Hmm... Ada-ada aja y... Bahkan dulu, kita sampai akrab sangking seringnya ngobrol.
Setelah sekian lama kita lost kontak, beberapa bulan yang lalu aku dapat kabar dari seorang temannya, bahwa papanya sudah meninggal dan kini dia tinggal di Bandung. Dan kondisinya sudah tidak seperti dulu lagi. Kasihan juga denger ceritanya, semoga selalu diberikan kesabaran y...
Namun, meskipun apa yang telah kita jalani, Tuhan berkata lain.. Dia bukan jodohku.. Seperti dalam lagu ini..

       T2 - Tak Jodoh

Kering air mataku mengingat tentangmu
Tentang kita yang tak jodoh
Dulu pernah bermimpi saling memiliki
Nyatanya pun tak kesampaian

*
Rela relakanlah masa itu
Biarkanlah jadi masa lalu

Reff:
Kenang diriku selalu di hatimu
Selalu di jiwamu, simpan di memorimu
Ku nanti dirimu bila malam pun tiba
Cukup kita yang tahu, mimpi jadi saksinya

Kering air mataku mengingat tentangmu
Tentang kita yang tak jodoh

Thursday, August 8, 2019

Review Hotel

Beberapa waktu yang lalu, pas ulang tahun suamiku, kita pergi ke Jember dan menginap di salah satu hotel disana. Kita menginap di hote Cendrawasih. Hotel Cendrawasih berada di Jl. Cendrawasih No. 22 Jember.
Hotel ini sangat strategis, karena sangat dekat dengan beberapa pusat kota dan tidak jauh dari daerah kampus Universitas Jember. Hanya butuh beberapa menit saja kita sudah sampai kesana.
Hotel Cendrawasih ini tempatnya sangat luas. Ada beberapa puluh kamar dengan berbagai tipe. Mulai harga terendah sampai termahal. Hotel ini harganya sangat terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah. Antara kamar satu dengan yang lainnya, dipisahkan oleh tembok di terasnya.

Didepan setiap kamar tersedia tempat yang agak luas sehingga bagi pengunjung yang membawa kendaraan seperti motor dan mobil, bisa langsung ditaruh pas didepan kamarnya masing-masing.

Pas didepan beberapa kamar tersebut ada taman yang agak luas dan dikelilingi oleh jalan untuk menuju ke beberapa kamar yang ada didalam. Hotel ini memiliki ukuran kamar yang variatif, sesuai dengan harganya. Kamar yang aku tempati berada di urutan nomer 2 dari depan. Didalam kamar tersebut terdapat tempat tidur ukuran besar, meja, televisi, AC dan kamar mandi.
Fasilitas dari hotel Cendrawasih ini yaitu wifi, kantin dll. Kantinnya berada di belakang sebelah timur. Agak jauh dari kamarku, karena kamarku berada didepan. 

Wednesday, July 31, 2019

Resensi Film '5 cm'


Sekitar 6 tahun yang lalu, waktu aku masih di jember, aku suka sekali nonton film. Film bergenre apapun, asalkan cocok pasti aku nonton. Waktu itu ada fim baru di Indonesia, yaitu 5cm. Aku putar berulang-ulang filmnya karena memang aku nontonnya cuma di lap top dan aku suka sekali sama film ini.
Film ini menceritakan tentang 5 orang sahabat yang sudah sahabatan belasan tahun dan merayakan pertemuan mereka dengan melakukan perjalanan menuju puncak Mahameru. Hal ini berawal dari usulan Genta pada saat lagi kumpul dirumah Arial. Genta ingin keluar dari zona nyamannya mereka, sehingga dia mengajak untuk tidak ketemuan dulu selama 3 bulan. Awalnya Riani tidak setuju, karena terlalu lama. Sedangkan Ian setuju, karena dia ingin menyelesaikan skripsinya dulu. Sedangkan yang lain setuju semua. Genta sebagai pembuat usulan menjanjikan bahwa nanti kalau tiba waktunya ketemu, dia ingin mengajak kesuatu tempat yang pasti tidak akan pernah mereka lupakan. Akhirnya malam itu menjadi malam terakhir pertemuan mereka.
Selama tidak ketemuan, masing-masing dari mereka sibuk dengan aktifitas masing-masing. Ada rasa rindu dan saling membutuhkan sehingga membuat mereka ingin menghubungi yang lain, namun mereka berusaha menahannya sampai waktunya tiba.
Setelah 3 bulan tidak ketemu, pada hari-hari menjelang pertemuan mereka, Genta menghubungi semua sahabatnya (Arial, Riani, Jafran dan Ian). Genta mengajak ketemuan di stasiun dan menyuruh mereka membawa barang-barang dan perlatan yang diperlukan untuk dibawa. Arial mengajak adiknya juga yang bernama Dinda. Setelah waktunya tiba, mereka semua ketemu di stasiun sambil berpelukan melepas rindu 3 bulan tidak ketemu.
Mereka naik kereta api menuju malang, karena mereka mau ke Mahameru. Segala cerita tentang 5 orang sahabat dan 2 cinta hadir disana. 5 orang sahabat yaitu Genta, Riani, Arial, Jafran dan Ian. Sedangkan 2 cinta yaitu antara Riani, Jafran, Genta dan Dinda (adiknya Arial). Setelah dari puncak Mahameru, mereka bermalam di Ranu Kumbolo. Disana, Genta menyatakan perasaannya kepada Riani namun Riani menolaknya karena yang ada dihati Riani bukan Genta tapi Jafran. Dari situ terungkaplah bahwa riani sebenarnya suka kepada Jafran dan Genta akhirnya jadi dengan Dinda.
Setelah beberapa tahun kemudian, akhirnya Riani menikah dengan Jafran dan memiliki anak laki-laki yang diberi nama Jafran juga, Arial menikah dengan kekasihnya yang bernama Indy, Ian menikah dengan Happy Salma dan Genta sama Dinda.
Seperti itulah cinta, sulit ditebak dan kalau sudah jodoh tidak akan kemana. Asalkan yakin dan jujur dengan hati kita insya Allah segala keinginan akan tercapai.

Saturday, July 20, 2019

Belajar Hidup Sehat

Tadi pagi hari pertama aku ikut terapi choyang..
"ndak cuma nganter aja wes"
Awalnya daftar, trus nunggu antrian di ruang tunggu.. Aku tadi ikut sesi pertama, periode ke 2. Sedangkan keluargaku yang lain sesi kedua. Tadi, aku hanya nunggu 2 sesi, setelah itu giliran aku masuk. Awalnya excited banget, setelah mulai nyobain rasanya... Ehm... Sakit tapi enak..
Jadi posisi kita itu tiduran di kasur yang didalamnya sudah ada alat semacam batu gitu, yang berjalan sendiri mulai dari belakang kepala bagian bawah sampai kebawahnya bokong. Pas dari atas sih enak, seperti dipijet cuma agak keras mijetnya, jika dibandingin dengan pijet ke tukang pijet. Pas alatnya nyampai ke punggung bagian bawah sampai ke bawahnya bokong, sakitnya minta ampun. Pas aku bilang sama mas ryan kalau bokongku sakit, dia bilang bahwa kalau sakit berarti bagian tubuhku ada yang sakit. Meskipun aku sendiri tidak merasakan keluhan sama sekali. Tadi sih aku ditemenin sama instrukturnya, namanya mas ryan. Mungkin karena masih baru, jadi aku ditanyain macam-macam. Mulai dari tahu dari siapa terapi ini, keluhannya apa, dan rumahnya dimana. Sambil nahan sakit aku ngobrol dengan mas itu. Sangking enaknya dipijet dan ngobrol, tiba-tiba sudah selesai aja waktunya. Jadi kita terapi itu, diberi waktu sekitar 30 menit. Itupun sudah membekas sampai sekarang aku dirumah.
Sebenarnya, terapinya enak tapi sakit..

I'm here whenever u need

Mas, Q tau qm pasti heran kenapa Q bisa kayak gini sama qm. Jujur, q ndak mengharapkan apa-apa dari qm. Q cuma pengen nemenin qm sampek qm p...