Friday, July 19, 2019

Mencoba Hal Baru

Tadi pagi...
Hari kedua aku dan suamiku ikut terapi.. "cuma suamiku sih yang ikut masuk, aku ndak.. Soalx naisha ndak mau, takut katanya"
Tadi kita berangkat jam setengah 10 dari rumah. Nyampek sana, my mom langsung daftar, dan nunggu antrian masuk. Alhamdulillah tadi pasiennya tidak terlalu banyak, jadi tidak terlalu lama ngantrinya. Selama yang lain terapi, aku sama naisha nongkrong didepan, sambil ngemil hehehe... Naisha ndak mau diajak masuk, takut liat orang pada tidur semua. Maklumlah, naisha anaknya memang penakut pada hal-hal baru.. Tapi mudah-mudahan nanti kalau sudah besar tidak penakut lagi. Harus berani, kayak ibunya hahaha 😅 selama menunggu, abis beli cemilan kita jalan-jalan. Naisha suka banget kalau diajak jalan-jalan. Akhirnya sampailah kita di Indomaret. Langsung dah tuh naisha minta beli susu.. Hadeh,, setelah itu kita kembali lagi ke tempat terapi lagi.
Setelah selesai terapi, kita semua langsung ke alun-alun. Karena yang laki-laki harus shalat jumat dulu dimasjid. Sedangkan yang perempuannya, duduk di kursi pinggir alun-alun sambil ngemil pastinya dan sambil gosip. Maklumlah ibu-ibu... Di alun-alun, kita juga main di tempat-tempat terapi kesehatan. Perlu diketahui, alun-alun kota Lumajang menyediakan beberapa alat fitnes dan terapi kesehatan. Jadi para pengunjung alun-alun bisa berolahraga atau terapi kesehatan.
Setelah shalat jumat selesai, kita langsung pulang kerumah.

Friday, July 12, 2019

Dulu dan Sekarang

Zaman sudah semakin maju, baik dari segi komunikasi, teknologi, hingga gaya hidup. Hal itu menunjukkan bahwa bangsa kita sudah semakin berkembang cara berpikirnya. Karena sejatinya Indonesia itu bukanlah negara maju, tapi negara berkembang. Indonesia itu masih berusaha mensejajarkan dengan negara-negara di Asia yang lebih dulu maju. Seperti, Jepang dan Cina.
*menurut sepengetahuan saya

Anak-anak era tahun 90-an sangat jauh berbeda gaya hidupnya dengan anak zaman sekarang. Namun justru zaman dahulu merupakan zaman yang sangat dirindukan oleh anak-anak pada masanya. Misalnya, dulu anak SD sampai SMA pakai rok pendek semua, permainan masih tradisional, tidak ada gadget, tidak ada handphone, stasiun televisi hanya tivi nasional.
Dulu, alat komunikasi jarak jauh yang dipakai adalah surat-menyurat. Ketika ada salah satu anggota keluarga yang merantau, alat komunikasi yang sering digunakan adalah surat menyurat. Telpon rumah ada, tapi hanya satu dua orang saja yang memilikinya. Dalam surat-menyurat, akan lebih leluasa dan lebih dalem bahasanya dalam mengungkapkan sesuatu. Karena menulisnya benar-benar dari hati. Tetapi kalau telpon, tidak se-ekspresif didalam surat. Karena kadang masih ada ego, seperti gengsi atau malu.
Namun, dibalik kefenomenalan zaman dulu, zaman sekarang jauh lebih mudah dalam melakukan apapun. Meskipun zaman dulu lebih greget. Zaman dulu ada sisi positif dan negatifnya, begitu juga zaman sekarang. Tergantung manusianya bisa memanfaatkan dengan baik atau malah menyalahgunakannya. Kembali kepada pribadi masing-masing.

Cinta tidak pernah menyakiti



Cinta... Sebuah rasa yang sangat indah bila kita mampu merasakannya dari dalam hati yang terdalam. Sebuah rasa yang semuanya akan terasa indah bila benar-benar berada di tempat dan orang yang tepat. Sebuah rasa yang akan merubah manusia 180 derajat.. Namun, bukan tidak mungkin cinta akan menjadi dilema dan menjadi malapetaka bagi dia yang mungkin telah salah memberikan kepada orang yang kurang tepat.
Rasa itu tidak bisa dipaksakan. Kita tidak bisa memilih kepada siapa kita akan jatuh cinta. Kita tidak bisa memaksa orang untuk jatuh cinta kepada kita. Kita juga tidak bisa menghindar dari rasa cinta..
6 tahun yang lalu.. Saat cinta benar-benar hadir didalam hati.. Saat cinta benar-benar membuat segala sesuatu menjadi indah.. Saat cinta benar-benar menjadi suntikan semangat dalam hidup.. Saat cinta benar-benar membuat hati ini melayang sampai ke awan.. Saat cinta benar-benar membuat hati ini selalu berpikir positif tentang sesuatu hal.. Saat itulah, cinta berubah menjadi malapetaka.. Bukan hanya hati yang hancur, tapi juga hidup... Cinta telah mematahkan segalanya.. Bahkan, iman pun hampir hancur hanya karena rasa itu..
Tidak mudah membuat semuanya kembali seperti semula.. Tidak mudah menata hati yang sedang rapuh.. Tidak mudah menghilangkan rasa yang benar-benar membuat hati ini melayang.. Tidak cukup waktu hanya sebentar, untuk memulihkan kembali.. Segala sesuatu telah dilakukan demi untuk menghilangkan rasa itu. Menyendiri, introspeksi diri, menenangkan pikiran.. Hanya itu yang bisa dilakukan.. Tanpa bisa berbuat apa-apa..
Seiring berjalannya waktu, hati ini selalu berdoa.. Semoga dikuatkan, ditabahkan, disabarkan.. Disadarkan, bahwa cinta itu, salah..
Cinta yang sesungguhnya akan terasa sangat indah, ketika sudah menikah. Karena disana, cinta tidak hanya sebuah rasa yang sangat indah. Tapi, cinta... Sangat sulit dilukiskan dengan kata-kata..

Thursday, July 11, 2019

Membeli barang secara online

Sekarang adalah era digital. Hampir segala sesuatu menggunakan aplikasi digital, misalnya belanja online. Sekarang banyak sekali situs-situs belanja online yang menampung para lapak supaya lebih mudah mereka memasarkan dagangannya. Misalnya, shopee, bukalapak, tokopedia, lazada dll.. Dari beberapa situs online tersebut pasti ada beberapa yang pernah kalian coba. Kalau aku pribadi pernah atau bahkan sering beli sesuatu di situs belanja online shopee. Untuk belanja di shopee, kita tinggal instal aplikasinya dan daftar dulu untuk bikin akun, kemudian kita tinggal belanja apapun yang kita mau disana.



"segala sesuatu pasti ada sisi positif dan negatifnya".
Begitu juga dengan aplikasi shopee. Ada barang-barang tertentu yang harganya lebih murah, ada juga yang lebih mahal dari pada toko-toko diluar. Tinggal kitanya saja bisa memilihnya atau tidak. Sebab, satu produk tidak hanya dijual oleh satu toko saja. Tapi, banyak sekali toko yang menjual produk-produk dengan bentuk dan rupa yang sama.
Dalam berbelanja online, kita pasti tidak asing dengan yang namanya ongkir (ongkos kirim). Ongkir merupakan biaya administrasi dari agensi jasa-jasa pengiriman seperti, pak pos, J&E, J&T, Tiki dll.. Yang mana, biaya administrasi tersebut akan dibebankan kepada pembeli. Ongkir tersebut besarnya bermacam-macam tergantung wilayah tempat kita tinggal. Kalau tempat tinggal kita di pedesaan dan jauh dari kota, pada umumnya ongkirnya mahal. Tetapi kalau tempat tinggal kita di perkotaan yang notabene sangat dekat dengan pusat-pusat jasa-jasa pengiriman, makan ongkirnya akan lebih murah. Hal itu bisa dilihat dalam google map.
Selain ongkir, barang yang kita beli secara online juga kadang tidak sesuai dengan gambar atau apa yang ditawarkan. Misalnya kalau kita beli hijab atau baju, kalau kita melihat gambarnya, sekilas akan tampak mempesona. Namun pada kenyataannya kadang, bukan tidak mungkin akan sebaliknya. Atau, dalam belanja online sering kali para penjual tidak mau tahu tentang kondisi barang selama diperjalanan. Misalnya, kita membeli batu bakar granit. Dari pembeli barang masih bagus, tidak cacat sama sekali. Tetapi, pembeli tidak tahu apa yang akan terjadi selama proses pengiriman. Bisa saja batu itu dilempar atau bahkan diinjak, sehingga batu bisa pecah. Dan penjual sama sekali tidak mau tahu (angkat tangan) dari kejadian tersebut. Jadi, kalau kita mau belanja online sebaiknya dipikir dulu. Mungkin kalau cuma beli baju atau hijab, kalau misalnya tidak sesuai dengan gambar yang ditawarkan, masih bisa dipakai. Tapi kalau seperti batu bakar, kalau sudah pecah, tidak akan bisa dipakai lagi.
Menurut pengalamanku, kalau kita mau belanja online, lebih baik tidak beli di situs-situs seperti shopee, karena ongkos kirimnya mahal. Mending kita beli langsung ke situs resmi barang yang kita inginkan, karena ongkos kirimnya lebih murah, dan barangnya sudah pasti terjamin. Memang tidak semua toko online seperti itu, tapi alangkah bijaknya kita langsung beli di situs resminya. Alangkah lebih baik lagi kalau tidak usah beli di situs-situs online seperti itu, kita beli langsung saja yang tersedia di toko-toko terdekat. Selain kita bisa lihat langsung, kita juga bisa pegang langsung, tanpa ongkir, ndak nunggu beberapa hari, dan yang pasti tahu kualitas dan bahannya langsung.

Saturday, July 6, 2019

Hijrah

Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Baik itu kesalahan
kecil maupun kesalahan yang sudah fatal. Namun tidak semua individu mulai menyesalinya atau masih terus melakukannya. Kesalahan tersebut baik kepada Tuhan-Nya maupu kepada sesama. Semua pasti pernah mengalaminya.
Tidak terkecuali aku.. Yang hanya seorang hamba penuh dengan dosa.. Aku yang hanya seorang hamba yang sangat pasti melakukan dosa. Aku hanya manusia biasa.. Bukan malaikat, yang selalu benar dalam hidupnya.. Bukan nabi, yang sudah dijamin ketaqwaannya.. Bukan pula setan, yang selalu berbuat dosa dalam hidupnya. Tapi, aku hanya manusia biasa yang kadang berbuat kebaikan dan kadang juga berbuat kesalahan.
Ketika sudah melakukan kesalahan dan kita sadar, pasti hati kita selalu bertanya, "duh, koq aku sampai melakukan hal itu y? Koq aku jahat banget y? Segitu bodohnya aku ya sampai ngelakuin itu?". Ketika sudah melakukannya, menyesal iya.. Tapi suatu saat nanti kadang melakukan lagi.. Ketika sudah melakukan lagi, menyesal lagi... Dan begitu seterusnya.. Hal itu diakibatkan karena niat hijrahnya kurang kuat.
Tidak ada yang bisa menghentikan itu semua kecuali diri kita sendiri. Orang lain tidak akan mampu mencegahnya. Karena dorongan itu terjadi dari dalam diri kita sendiri, bukan dari orang lain. Orang lain mungkin hanya bisa menasehati. Tapi semua kembali lagi pada diri kita sendiri. Lingkungan pun belum tentu bisa mencegahnya. Satu-satunya yang bisa mencegahnya hanya diri kita sendiri, yaitu ketika kita akan melakukan hal yang sama, kita harus ingat niat terbesar kita kenapa harus berubah. Niat itu ada didalam hati. Jadi tanyakan pada hati kita, luruskan niat kita, tata hati kita dan kuatkan hati kita supaya tetap teguh pada keyakinan kita. Bahwa hal itu salah.
Ya memang tidak mudah sih, semua butuh proses memang. Tidak ada yang instan. Berperang melawan keinginan yang sangat kuat itu tidak mudah, sulit sekali..
Astaghfirullahal 'adzim...

يا مقلب القلوب ثبت قلبي علي الدينك
"wahai dzat yang maha membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku diatas agama-Mu"

I'm here whenever u need

Mas, Q tau qm pasti heran kenapa Q bisa kayak gini sama qm. Jujur, q ndak mengharapkan apa-apa dari qm. Q cuma pengen nemenin qm sampek qm p...